YUK MENABUNG AIR! MENYIASATI PERUBAHAN IKLIM (CORINA DITENGAH WABAH CORONA)

Refleksi Hari Air Sedunia 2020
YUK MENABUNG AIR! MENYIASATI PERUBAHAN IKLIM
(CORINA DITENGAH WABAH CORONA)
Oleh : M. Sholeh (Direktur Utama PDAM Tirta Tarum Karawang)

PRESS RELEASE

World Water Day (Hari Air Sedunia) diperingati setiap tanggal 22 Maret. Tahun ini adalah peringatan WWD ke-28 dengan tema “Water and Climate Change” atau air dan perubahan iklim. Tema ini sangat tepat dengan kondisi saat ini dimana perubahan iklim telah mengakibatkan keseimbangan siklus air terganggu, bahkan berdampak terhadap bencana banjir, kerusakan alam dan lingkungan.  Salah satu dampak perubahan iklim ini adalah ketersediaan air baku bagi PDAM untuk memenuhi air bersih dan air minum bagi masyarakat.

 

Yuk Menabung Air !

Menyambut Hari Air sedunia kali ini PDAM Tirta Tarum akan mengadakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk turut mengkampanyekan kesadaran akan konservasi air dan tanah untuk menjamin ketersediaan air bersih secara berkelanjutan.  Sedianya akan dilakukan beberapa agenda kegiatan dalam rangka menyambut Hari Air Sedunia  Tahun 2020, diantaranya adalah :

  1. Kegiatan Lomba Foto, Cerita dan Vlog tingkat nasional bekerjasama dengan IUWASH Plus
  2. Penanaman pohon penghijauan di lingkup kantor pusat, cabang dan unit PDAM Karawang
  3. Pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) di kantor pusat, cabang dan unit PDAM Karawang
  4. Lomba foto kegiatan PDAM Karawang untuk seluruh pegawai bekerjasama dengan PWI Karawang
  5. Kampanye Hari Air Sedunia dengan sub tema “Yuk Menabung Air! Menyiasati Perubahan Iklim”
  6. Apel akbar di PDAM Karawang beserta instansi terkait, tetapi dibatalkan karena dampak wabah covid-19

Meskipun dalam suasana keprihatin pembatasan akibat dampak wabah covid-19, kegiatan tersebut di atas dimulai sejak bulan Februari hingga Maret 2020 dengan melibatkan jajaran PDAM Karawang beserta instansi terkait termasuk pegiat lingkungan serta awak media. Perubahan iklim dan anomali iklim yang terjadi akhir-akhir ini sngat dirasakan berdampak terhadap kerusakan alam dan lingkungannya.  Kejadian banjir bulan Januari-Februari 2020 telah mengindikasikan bahwa keseimbangan iklim sangat berdampak terhadap kerusakan alam baik yang berakibat banjir, tanah longsor, angina taufan, amblesnya/pergerakan tanah (liquikasi) dan lain-lain.  Belum lagi jika musim kemarau akan mengakibatkan kebakaran hutan, pencemaran air dan tanah serta bencana lainnya.

CORINA ditengah wabah CORONA

Sadar akan hal-hal tersebut di atas, PDAM Tirta Tarum Karawang berperan aktif dalam langkah-langkah konservasi air dan tanah untuk menjaga dan melestarikan sumber-sumber air bagi kehidupan dan kebutuhan masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, demikian disampaikan M. Sholeh, Direktur Utama PDAM Karawang.  Lebih lanjut disampaikan dengan kegiatan penghijauan dan pembuatan lubang resapan biopori di area ruang terbuka hijau di seputaran kantor PDAM Karawang menunjukkan bahwa jajaran PDAM Karawang peduli akan konservasi tanah, air dan lingkungan dalam menunjang ketersediaan air baku untuk diolah menjadi air bersih.  Oleh karena itu bersamaan dengan Hari Air Sedunia 22 Maret 2020 ini, meskipun dalam suasana prihatin akibat wabah corona, PDAM Karawang bersama pegiat lingkungan KSM Sahabat Lingkungan menginisiasi Comunitas Biopori Indonesia (CORINA) dengan harapan agar kegiatan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) ini dapat digalakkan untuk langkah konservasi air, tanah dan lingkungan.  Lebih lanjut Hendro Wibowo ketua KSM Sahabat Lingkungan siap bekerjasama dan mendukung kegiatan CORINA khususnya di wilayah Karawang.

Langkah sederhana pembuahan Lubang Resapan Biopori (LRB) misalnya, dibandingkan dengan pembuatan sumur resapan ini adalah langkah sederhana murah meriah dan bermanfaat.  Dengan satu LRB yang benar diharapkan dapat menabung air hingga 70-100 meter kubik setiap tahun, belum lagi dapat meningkatkan populasi organisme di dalam tanah serta dekomposisi bahan organik di dalam tanah yang akan berdampak terhadap meningkatnya kesuburan tanah. Jika dalam kegiatan kali ini dapat dibuat 333 LRB di seluruh kantor pusat yang akan diperluas ke cabang dan unit yang tersebar di 20 lokasi se Kabupaten Karawang maka tak kurang dari 2300 meter kubik air bisa ditabung dan dihemat, selain meningkatnya kesuburan tanah dan terjaganya keseimbangan sumber-sumber air di dalam tanah.

Tekad PDAM Tirta Tarum kedepan menjadikan areal PDAM yang nyaman, asri dan modern, tetapi juga berwawasan lingkungan, hijau dan lestari.  Penataan wilayah instalasi pengolahan air yang memenuhi kaidah-kaidah teknis teknologis, dipadukan dengan layanan digital yang modern dan mutakhir dan juga lingkungan nyaman, asri dan berwawasan lingkungan akan menjadi tuntutan kantor di masa yang akan datang. Dengan demikian dapat menunjang operasional PDAM Tirta Tarum Karawang menuju pelayan terbaik dapat segera diraih.  Selamat Hari Air Sedunia 2020, Yuk Menabung Air! Menyiasati Perubahan Iklim.  *ms* (pdamkarawang2018@gmail.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *